Follow me for TWITTER @TuLIPBerhasil

Follow me for TWITTER @TuLIPBerhasil

Selasa, 31 Maret 2009

PONDASI #3, WORKING PLACE MANAGEMENT

“S3 = SHINE = Pembersihan adalah kegiatan membersihkan tempat kerja dan alat kerja. Membersihkan sekaligus memeriksa, sehingga alat atau mesin benar-benar siap untuk dipakai kembali dan dalam kondisi bersih akan memudahkan proses problem solving dan memotivasi untuk memproduksi mutu.”

Prinsip pada S3 = SHINE = Pembersihan adalah:

  • CLEAN, Bersihkan tempat kerja.
    • Memungut: Tangan, Sekop kecil, Magnet Stick
    • Mengelap: Kain lap, Kanebo
    • Menyapu: Sapu, Penyapu, Ijuk
    • Mencuci : Bahan pencuci, Washer/Cleaner Liquid
    • Menghisap: Vacuum cleaner
    • Menggosok: Sikat (Brusher)
    • Mengecat: Kuas, Cat

  • INSPECT, Membersihkan juga sekaligus memeriksa. Apa yang seharusnya ada dan bagaimana seharusnya, penyimpangan yang ada cepat dilaporkan dan lakukan perbaikan. Sehingga pada saatnya akan dipakai untuk bekerja, kondisi telah siap dijalankan.

  • DETECT, Mendeteksi sumber terjadi kotoran, ceceran, bocoran dan rembesan. Segera tanggulangi. Yang terbaik yang seharusnya dilakukan adalah TIDAK MELAKUKAN KEGIATAN KEBERSIHAN, namun alat selalu dalam kondisi mengkilap dan siap pakai.

  • CORRECT, Lakukan tindakan koreksi setelah ditemukan sumber masalah. Hilangkan segera, sebelum muncul masalah baru.

  • PERFECT, Kondisi sempurna akan terjadi bila aktivitas perbaikan telah menyentuh hal-hal yang terkait dengan pencegahan munculnya masalah lama dan kemungkinan bagi masalah baru.

7 Langkah penerapan S3 = SHINE = PEMBERSIHAN:

1. Tetapkan Sasaran Penerapan Resik

2. Membagi Tugas dan Tanggung Jawab Resik

3. Tetapkan Metode Kebersihan

4. Tentukan Jadwal Kebersihan

5. Siapkan Sarana Kebersihan

6. Laksanakan Kebersihan

7. Membuat Standard Kebersihan Area Kerja


Kegiatan ini adalah bukan milik CLEANING SERVICE. Ini adalah tanggung jawab pekerja di Area tersebut. Operator MESIN #1, bertanggung jawab terhadap Qualitas, Produktivitas, Kebersihan Alat/mesin/meja kerja dan pelaporan hasil pekerjaannya. Bahkan pada tingkat penerapan TPM (TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE), cakupan tanggung jawab operator hingga pada level perawatan mandiri.


Hal-hal yang menjadi perhatiaan pada saat melakukan pembersihan:

  • Saringan alat pendingin kotor dan tersumbat
  • Minyak pelumas (bocor/rembesan) tercecer dimana-mana
  • Barang terjatuh dari tempatnya
  • Papan pengumuman yang kadaluwarsa dan penuh robekan/coretan tangan
  • Barang peyok dan bengkok
  • Debu menempel dimana-mana
  • Ceceran perlengkapan packing dimana-mana
  • Tercapurnya barang rusak dan barang bagus




Prinsip dasar untuk mempertahankan tempat kerja agar selalu bersih adalah:

1. Bila alat kotor setiap hari, maka harus dibersihkan setiap hari pula

2. Waktu membersihkan bagian bergerak, pastikan mesin dalam kondisi mati kemudian kunci, kemudian bersihkan

3. Bersihkan dengan kain bersih bukan dengan semprotan kompresor

4. Semprotan udara dapat membawa kotoran kemana-mana dan kotoran cenderung menuju lorong sulit dijangkau

Keuntungan penerapan S3 = SHINE = PEMBERSIHAN:

1. Mesin dan tempat kerja selalu siap dioperasikan

2. Baut dan Jointing kendor terdeksi dini

3. Mudah melakukan pemeriksanaan, Pengontrolan stock lebih cepat dan akurat

4. Kualitas kerja dapat terlihat dengan jelas

5. Mudah dalam melakukan pengamatan dan problem solving

6. Cepat dalam melakukan repairing & tindakan preventive

7. Umur mesin lebih lama

8. Hasil kerja yang optimum

9. Motivasi pekerja tinggi

10. Efektifnya pencegahan kecelakaan kerja

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar