Follow me for TWITTER @TuLIPBerhasil

Follow me for TWITTER @TuLIPBerhasil

Rabu, 18 Maret 2009

Prinsip ke 11 dari TOYOTA PRODUCTION SYSTEM

BAGIAN KETIGA: MENAMBAH NILAI UNTUK ORGANISASI dengan MENGEMBANGKAN ORANG-ORANG DAN MITRA KERJA

Prinsip 11: Hormati Jaringan Mitra dan Pemasok Anda dengan Memberi Tantangan dan Membantu Mereka untuk Meningkatkan Diri

TOYOTA lebih terlibat dan lebih terdorong untuk meningkatkan sistem mereka sendiri dan kemudian menunjukan bagaimana hal itu dapat meningkatkan Anda. TOYOTA akan melakukan hal-hal seperti meratakan sistem produksi (HEIJUNKA) untuk memudahkan Anda. TOYOTA menggambil hasil produksi kami 12 kali sehari. Mereka membantu memindahkan mesin cetak, pindah ke tempat kami mendapatkan suplai air, melatih karyawan kami... Dibandingkan dengan semua perusahaan pembuat mobil yang kami layani, TOYOTA adalah yang terbaik.


(Salah satu pemasok bagi industri otomotif)
  • Hormati mitra dan pemasok Anda dan perlakukan mereka seakan-akan perpanjangan bisnis Anda.
  • Beri tantangan pada mitra bisnis Anda agar tumbuh dan berkembang. Hal ini menunjukan bahwa Anda menghargai mereka. Tetapkan target yang menantang dan bantulah mitra Anda mencapainya.
Beberapa Industri bersikap arogan terhadap pemasoknya (mereka merasa sebagai Pelanggan yang harus dilayani sebagai raja), bahkan mereka membebani pemasok dengan biaya. Biaya-biaya itu ada yang ilegal hingga yang dilegalkan seperti wajib mengikuti pelatihan, pemenuhan persyaratan. Bila demikian bukan-kah unjungnya adalah berkurangnya daya saing bagi perusahaan tersebut? Aneh... Namun terjadi. Bagaimana dengan perusahaan tempat anda bekerja?
Ringankah beban pemasok, mudahkan mereka sehingga mereka dapat bertumbuh bersama dan memberikan servis prima yang berujung pada daya saing dan konsistensi mutu.
Temukan mitra kerja yang solid dan berkembang bersama demi keuntungan kedua belah pihak, ini sering disebut sebagai pola ’MUTUAL BENEFIT’.

Hal-hal apa yang menjadi hasil ’bersama yang menguntungkan’:

  1. TOYOTA berhasil mencapai ’JUST IN TIME’
  2. Dengan improvement pada sistim pengiriman, lot yang optimum dan perencanaan produksi yang selaras-seimbang; akan berujung pada mudahnya pihak pemasok merencanakan produksi dan turunya biaya transporatasi
  3. Pengunaan ’Daur Ulang atau Multi Trips’ menjadikan biaya kemasan menurun dan ini menurunkan biaya Raw Materials
  4. Saling menjaga kemampuan internal dan pelatihan silang, membuat hubungan dengan pemasok menjadi sinergi bagi kelangsungan jangka panjang kedua belah pihak.


Di TOYOTA ada program yang disebut dengan nama SIC (Supplier Improvement Commitee) atau lebih dikenal dikalang pemasok sebagai ’Sick Supplier Club (pemasok yang sakit)’. Itu mungkin dianggap lucu, namun benar. Banyak perusahaan yang membaik dan bahkan menjadi hebat oleh tanggan-tangan ahli TPS (Toyota Production System) yang secara khusus didirikan oleh Taiici Ohno untuk menjadikan mitra kerja pemasok yang handal. Organisasi ini dinamakan OMCD ~ Operation Management Consulting Division.



Relasi Bisnis yang adil dan terhormat:

· Hubungan atas dasar percaya

· Menghormati keterbatasan2 yang ada

· Bersungguh2 untuk saling membantu dan bertumbuh


Proses yang stabil dan dapay diandalkan:

· Masing2 bagian yang berhubungan melakukan aliansi

· Tidak saling tergantung

· Banyak supplier


Harapan yang jelas kepada pemasok:

· System audit

· Feedback

· Target pricing


Sistim yang memberdayakan:

· Mendiskusikan hal2 yang bersifat rekayasa & operasional

· Melakukan problem solving bersama

· Saling bertukar pengalaman

· Saling berbagi informasi untuk program perbaikan qualitas & lead time

· Joint development

· Group study

· VMI, B2B


Perusahaan pembelajar dan terus meningkatkan kinerja melalui kegiatan KAIZEN:

· Totally JIT & KANBAN

· As own associate

· Cost target orientated

· Extension of the company

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar