Follow me for TWITTER @TuLIPBerhasil

Follow me for TWITTER @TuLIPBerhasil

Selasa, 17 Maret 2009

Prinsip ke 10 dari TOYOTA PRODUCTION SYSTEM

BAGIAN KETIGA: MENAMBAH NILAI UNTUK ORGANISASI dengan MENGEMBANGKAN ORANG-ORANG DAN MITRA KERJA
Prinsip 10: Kembangkan Orang dan Kelompok yang Memiliki Kemampuan Istimewa, yang Menganut Filosofi Perusahaan Anda

Menghormati karyawan dan terus memberi tantangan kepada mereka untuk bekerja lebih baik, apakah ini dua hal yang bertentangan? Menghormati karyawan berarti menghormati pemikiran dan kemampuannya. Anda tidak ingin menyia-nyiakan waktu mereka. Anda menghormati kemampuan karyawan. Orang Amerika berfikir bahwa bekerja sama kelompok adalah tentang Anda menyukai saya dan saya menyukai Anda. Saling menghormati menghormati dan saling percaya berarti saya percaya dan menghormati Anda bahwa Anda akan melakukan pekerjaan Anda sehingga kita berhasil sebagai satu perusahaan. Saling menghormati tidak hanya berarti kita saling menyayang satu sama lain.

(Sam Heltman, Senior Vice Presiden Administrasi, TOYOTA Motor Manufacturing, North Amerika)

  • Ciptakan budaya yang kuat dan stabil di mana nilai-nilai dan keyakinan-keyakinan perusahaan dianut dan dijiwai selama periode bertahun-tahun.
  • Latih individu dan kelompok yang memiliki kemampuan istimewa untuk bekerja sesuai dengan filosofi perusahaan, untuk mencapai hasil yang luar biasa. Bekerja dengan sangat keras untuk menanamkan budaya secara terus menerus.
    Gunakan tim lintas-fungsi untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas serta meningkatkan aliran proses dengan menyelesaikan masalah teknis yang sulit. Pemberdayaan muncul ketika orang menggunakan alat-alat untuk meningkatkan perusahaan.
  • Upayakan terus menerus untuk mengajarkan individu bagaimana bekerja sama sebagai kelompok untuk mencapai sasaran bersama. Kerja sama kelompok merupakan sesuatu yang harus dipelajari.

Keseimbangan yang ideal antara kemampuan individual dan kerja kelompok antara peran individual yang berkualitas dan kerja team yang efektif adalah dambaan setiap organisasi. Dan inilah yang diupayakan di perusahaan yang bernama ”TOYOTA.

Kinerja kelompok adalah sangat penting, namun peran individu yang brilian sekaligus cemerlang adalah pondasi penting bagi keefektifan kinerja kelompok. Kelompok kerja semestinya bisa melaju dengan lebih efektif dan kencang jika tidak terbebani oleh beberapa individu yang memberatkan langkahnya.

Pengembangan Kerja Individual yang sangat baik adalah sambil mempromosikan Kerja Tim yang efektif. Dengan sendirinya, bahwa Tim yang HEBAT, tentu diisi oleh anggota tim yang HANDAL.




Dan untuk membentuk sebuah tim yang HANDAL tidak dalam satu malam, apalagi untuk membuat seorang individu yang cemerlang dalam kerja kelompok.


Seorang Supir bus jurusan Jakarta – Semarang akan melakukan perjalanan sesuai dengan trayeknya. Bila trayek itu adalah melewati Jalur Utara (Pantura), tentu tidak perlu bertanya kepada penumpangnya mereka akan turun atau enaknya lewat mana? Toh, akan dengan mudah bagi pak Sopir berkata ”Silakan anda turun disini dan cari Bus Lain”, bila ada penumpang yang mengatakan ”Pak Supir, Saya ini mau ke Cilacap kenapa bisnya lewat Cirebon?”

Memang untuk mengembangkan kelompok kerja, bukanlah pekerjaan satu menit.



Membangun budaya kerja kelompok memerlukan waktu bertahun-tahun dengan harus konsisten menerapkan pendekatan dan prinsip budaya sesuai visi dan misi perusahaan.






5 Langkah membangun Gugus Kerja:

1. Buatlah struktur kerja (gugus kerja)

2. Berfikir pada seluruh aspek kerja

3. Tidak memaksakan alat/cara apa yang harus dipakai atau diterapkan

4. Bekerja dengan tekun dan bersungguh-sungguh pada setiap tahapan proses kerja

5. Menerima perubahan secara utuh dan menjalankannya dengan sebenar-benarnya



3R = Three REAL…

· Proses orientasi berfikir ‘Apa? sebelum Bagaimana?’

· Mutu produk adalah hasil dari proses yang berkualitas

· Setiap proses membutuhkan standard baku

· Setiap pekerja dan pemilik proses adalah ‘Ahlinya’

· Proses berikutnya adalah ‘Pelanggan’

· Membuka kepada setiap pihak untuk berperan serta dalam kegiatan Continues Improvement

· Continues improvement digerakan oleh Data Proses dan Pengukuran performa kerja


Kaidah pokok dalam kinerja KAIZEN:

  1. Perubahan cepat
  2. Mendapatkan hasil secepatnya
  3. Membangun moral kerja tinggi (motivasi)
  4. Team works
  5. Membantu pekerja dalam menyelesaikan kesulitannya dengan cara kerja baru
  6. Membuat mudah dan sederhana disetiap aspek proses kerja

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar