Follow me for TWITTER @TuLIPBerhasil

Follow me for TWITTER @TuLIPBerhasil

Sabtu, 30 Mei 2009

TPM #5: "Apa itu Changeover dan Setup time?"

TPM #5: Pilar ke-1: Fokus pada Workplace Continues Improvement


Bagian 3: “ Apa itu changeover dan Setup time? [SMED]”

“Mungkin tidak pernah terpikirkan, bahwa pekerjaan yang saat ini Anda lakukan sebenarnya adalah pekerjaan yang sama sekali tidak produktif. Bagaimana bisa Anda tahu? Pernahkah Anda mengukurnya? Coba bandingkan waktu pengerjaan pengantian Ban Mobil pada F1 dengan Pengantian Ban di Bengkel? Mudah2an yang terlintas dibenak Anda bukan argumen: “Ya.. iya lah… F1 khan orangnya banyak, alatnya cangih?” Bila memang begitu, bagaimana dengan Changeover ditempat Anda bekerja? Apakah Anda sudah puas dan bangga atas pekerjaan tersebut?

Semakin lama mobil berada di pit-stop, maka kemungkinan menjadi juara semakin kecil.
Untuk itulah mereka bekerja keras untuk dapat se-per 100 detik pengurangan waktu pit-stop. Bagaimana dengan Changeover proses produksi ditempat Anda bekerja? Apakah sudah tidak mungkin lagi dikurangkan? Atau lebih cepat 5 detik dari saat sekarang?


Hubungan antara Batch Size dan Set-up time:
Tabel diatas membuktikan bahwa, Setup time adalah productivity killer. Setup sangat mempengaruhi 3 hal:

  1. Sebab pada Set-up time yang lama tidak produktif untuk batch size yang kecil. Ini adalah dampak yang sangat penting bagi Flexibilitas dalam Product Mix order type.
  2. Set-up yang lama artinya memerlukan WIP level yang lebih tinggi
  3. Setup yang lama akan berdampak Utilizasi mesin yang rendah.


Dalam pengertian normal, Setup sering diartikan sebagai pekerjaan penting yang komplek (bahkan mungkin sering kali disakralkan untuk diubah, inilah mental & thinking bloker yang harus segera DIUBAH!!!).

LEBIH SALAHnya lagi adalah FAHAM... MEMBESARKAN BATCH SIZE... dari pada MENGURANGI waktu Changeover, Setup time...!!!!

Tahukah Anda akibatnya bila Anda besarkan Batch Size?

  1. Inventory meningkat
  2. Cash flow meradang karena holding cost dan working capital???
  3. Bagaiman dengan tempat penyimpanan?
  4. Potensi kerugian atas kerusakan meningkat (100Kg rusak? Bagaimana jika 1,000Kg?)
  5. Potensi over production? Kelebihan stock? Potensi stock rusak atau slow-moving?
  6. Makin banyak stock, makin banyak pergerakan, makin banyak transportatsi, makin perlu orang?

Aktivitas Setup diklasifikasikan dalam 4 katagori è FAST = Foresight + Attach + Setting + Trial:

1. Foresight (Tinjauan dan perencanaan)

  • Perencanaan produksi, akan memudahkan bagi pihak produksi dan maintenance untuk mempersiapkan jauh hari termasuk pengalokasian operator yang terlibat.
  • Perencanaan waktu changeover. Pada hari ’H’ telah direncanakan dengan baik, artinya peralatan, operator dan mesin telah siap untuk aktivitas changeover. Kendalanya adalah kerusakan alat, tidak adanya spare-part setelah ditemukan kerusakan (tidak adanya antisipasi atau pelaporan dari aktivitas terakhir), bahkan hingga tidak tepatnya jadwal karena masalah penambahan waktu produksi untuk produksi yang sedang berjalan.
  • Perencanaan peralatan yang akan digunakan. Akan lebih cepat bila perusahaan dapat menyediakan peralatan sesuai dengan jenis setup, seperti: Setup awal, Proses pengantian alat/die/fix, proses pembongkaran, proses pemasangan. Masing-masing dibedakan dalam tools kits tersendiri (untuk kunci, obeng, tang, pisau...). Tentu hal ini harus diawali dengan proses & activity mapping dan relationship terhadap kebutuhan alat kerja.
  • Perencanaan materials. Sering kali setup membutuhkan material tambahan (pencuci, pelumas, penghilang kimia tertentu..) adakah distock? Cukup? Atau kurang sedikit? Bagimana dengan material untuk main production? Apakah sudah diperhitungankan penambahan akibat scrap atau waste?
  • Perencanaan waste adalah hal penting dan perlu. Hal ini terkait dengan monitoring yield terhadap aktivitas kerja. Sebagai contoh setiap set-up atau change over diperlukan 25Kg untuk purging. Bagaimana kalo menjadi 50Kg? Apakah ini pemborosan? Atau dianggap lazim?
  • Perencanaan penyimpanan alat hendaknya ditempatkan per kelompok aktivitas, dalam kondisi bersih, siap pakai, aman dan mudah dipindahkan dalam satuannya. Tidak perlu mencari atau membersihkan.
2. Attachement
Apakah alat kerja, fix, jig dan tools yang sekarang ini ada telah membuat pekerjaan menjadi lebih cepat, sederhana dan aman? Tipe seperti apakah?

  • Toggle clamps
  • Cam action clamps
  • Auto clamps
  • Hooks
  • Swings Washer or Bolt
  • Full turn or half or quarter
  • Wedges
  • Slot drop or locking
3. Setting condition
Akan lebih baik bila setting dan fix dapat dibuat dengan mengunakan color coding atau pembatas (slot, locking, groove) sehingga mudah bagi pekerja, ‘Just click and fix’.


4. Trial run, Setting & Adjustment
Pada aktivitas apa trial run dilaksanakan? Setting? Adjustment?
Dapatkah aktitas itu dihilangkan dengan memasang: pin, lock & lock, rails, spacer, spring, adapters, level strips atau guidge? Standarisasi pekerjaan? Penandaan lokasi? Templete? Fixtures? CHECKLIST?

”Seorang pilot sebelum menerbangkan pesawat akan memastikan ratusan Check Point telah dilakukan dengan benar dan PASTI, meski langit begitu luas, sebab satu check point cukup mengantarkannya mendarat dimana saja”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar