Follow me for TWITTER @TuLIPBerhasil

Follow me for TWITTER @TuLIPBerhasil

Minggu, 05 April 2009

PONDASI #5, WORKING PLACE MANAGEMENT

From Drop Box

“S5 = STANDARDIZE = PEMANTAPAN = S1 + S2 + S3 +S4. Pemantapan artinya adalah membuat satu pengertian yang standard tentang pelaksanaan Sort (Pemilahan), Set in Order (Penataan), Shine (Pembersihan) dan Safety (Pengendalian Kecelakaan Kerja) menjadi satu pengertian dan arahan baku. Bila seorang pekerja atau pun executive ada dalam lantai produksi, dengan mudah Dia mengartikan penandaan dalam artian baku yang sama.”


From Drop Box

S5 = Standardize = Pemantapan artinya:
  • Melaksanakan Standarisasi Penerapan S1 + S2 + S3 + S4 di tempat kerja
  • Melaksanakan Kaidah PDCA dalam setiap sendi implementasi Pemilahan, Penataan, Pembersihan dan Pengendalian Kecelakaan kerja
  • Mempertahankan Kondisi Optimum
  • Mewujudkan Tempat Kerja yang Bebas Kesalahan
From Drop Box

Satu bentuk pembakuan adalah penandaan visual kontrol. Visual Control dikenal juga dengan istilah Visual Factory Management, Glass Wall Management, Transparant System; semua itu bertujuan untuk memudahkan pekerja dalam membaca dan mengerti sekaligus mengangkat permasalahan ditempat kerja ke permukaan, sehingga penyimpangan dan variasi hasil kerja dapat dikontrol dengan mudah (oleh semua pekerja, lebih khususnya pekerja yang terkait aktivitas tersebut).


Artinya, setiap orang punya hak untuk ‘CALL’ (menyatakan, memberitahukan):
  • Sebelum penyimpangan itu terjadi yaitu pada hampir ambang batas, sebagai tindakan antisipasi
  • Bila penyimpangan itu terjadi, sebagai tindakan koreksi
  • Dan langkah perbaikan standard kerja bila penyimpangan itu telah terjadi berkali-kali

Peran pekerja dalam mendukung implementasi S5 = Standardize antara lain:
  • Membuat tanda-tanda visual, sehingga memudahkan pekerja dalam mengenali batasannya
  • Mengubah penandaan dan instruksi dalam bentu kata-kata menjadi bentuk visual sederhana
  • Membuat budaya peduli akan sikap kerja bersih, sehat dan aman
  • Support dari para pemimpin organisasi (Manajemen)
  • Selalu mengadakan interaksi, diskusi dan komunikasi untuk perbaikan berkesinambungan dalam program 6S
  • Buat budaya 6S menjadi bagian dari kehidupan kerja
  • 5 Menit 6S setiap hari (Sebelum kerja dimulai dan ketika kerja akan berakhir)
  • 30 Menit 6S Mingguan, setiap Jum’at (Atau Jum’at Bersih)
  • Seluruh organisasi dan pekerja terlibat aktif


OPL = One Point Lesson adalah salah satu alat efektif untuk digunakan dalam metoda visualisasi dalam hal:

  1. Pelatihan
  2. Pemahamanan tentang proses kerja
  3. Kepastian dalam aktivitas
  4. Membangun disiplin dan konsistensi mutu/hasil kerja
  5. Meningkatnya kemampuan mandiri dan membangun team kerja yang handal
  6. Menumbuhkan kepatuhan

Contoh form uraian pekerjaan (Jobs Description) operator:

  1. Paduan antara kata-kata dan visual akan memudahkan pekerja untuk menarik pengertian kedalam satu standar kerja yang ditentukan.
  2. ”VISUAL adalah menampilkan gambar yang memberikan satu arti, menghindarkan kebinggungan dan dapat dengan mudah mengantikan kata-kata yang sulit dipahami”

Contoh form Jadwal aktivitas S3 = SHINE dan Audit 6S:


Contoh hasil monitoring Audit 6S:


Proses pelatihan dan penerapan standardisasi, dapat Sahabat temukan pada KAIZEN BLITZ KBKP #8 dan #12, pada bab tersebut telah diceritakan proses penerapan ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar