Follow me for TWITTER @TuLIPBerhasil

Follow me for TWITTER @TuLIPBerhasil

Rabu, 24 Juni 2009

TPM #12: Terapan X-Matrix pada Memperpendek waktu Adjustment

TPM #12: Pilar ke-1: Fokus pada Workplace Continues Improvement

Bagian 10: “Terapan X-Matrix pada Memperpendek waktu Adjustment”

Apa itu Adjustment? (Adjustment = Fine tuning, Sedikit pembetulan, Penyetingan, Penyesuaian pada Standard yang ditetapkan)

Adalah aktivitas yang dilakukan berulang setelah pemasangan peralatan yang diwajibkan untuk mencapai keluaran hasil yang standard sesuai ketentuan dan persyaratan Mutu.

Mengapa Adjustment itu diperlukan?

  • Bahan baku yang tidak sejenis (tingkat homogen)
  • Akurasi alat/mesin
  • Ke-presisian akan hasil (pada alat/mesin)
  • Ada faktor kebiasaan, faktor naluri, faktor insting.. untuk mencapai tingkat kesesuaian

Untuk melakukan penyeseuaian (baca ~ Adjustment), diperlukan standar parameter yang jelas
(bukan persepsi... baik saja.. tetapi baik itu... berapa baiknya.. 5.. 10 atau 100?).

Pertanyaannya adalah.. mengapa diperlukan Penyesuaian? Bukan-kah ini adalah potensi defect
dan memproduksi reject? Mengapa dibutuhkan? Dapatkah dibuat menjadi FIX?

Mengapa tidak bisa dipastikan ’RIGHT FIRST TIME’???

Untuk itu bila perlu hilangkan PENYESUAIAN atau minimalkan tindakan Penyesuaian.. menjadi sesuatu
yang FIX (tetap).. dan
Baku:

  • Identifikasikan aktivitas PENYESUAIAN
  • Hilangkan atau kurangi ketergantungan, variasi dalam PENYESUAIAN
  • Buat aktivitas PENYESUAIAN dengan lebih sederhana dan mudah

Buatlah ’X-MATRIX’ pada aktivitas PENYESUAIAN:

  1. Identifikasi Problem, mengapa aktivitas PENYESUAIAN diperlukan?
  2. Variable process, bagaimana menjadikan variasi atas aktivitas, proses dan urutan menjadi Standard dan tetap
  3. Componen mesin yang membuat perlunyadisesuaikan
  4. Setiap mesin memiliki Variable yaitu terhadap Parameternya dan Nilai parameter itu sendiri

Hal-hal penting yang termuat dalam X-Matrix ini adalah:

  1. Machine Point, Bagian penting sebuah mesin (vital parts & component)
  2. Parameter yang harus disesuaikan (Control Points & Specification)
  3. Dampak dari perubahan Parameter (defect/reject yang dapat terjadi)
  4. Setting (setting parameter)
  5. Spesifikasi (tuntutan untuk mencapai mutu produk)
  6. Penanggung jawab aktivitas
  7. Kondisi Zero Defect

Bagaimana untuk menjamin kondisi ZERO DEFECTS pada aktivitas PENYESUAIAN?



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar